Pilkada usai, polarisasi politik belum selesai: waspadai isu SARA pemicu konflik perpecahan
Serangan-serangan identitas pada Pilkada 2024 di NTB sangat terlihat jelas baik sebelum dimulai tahapan Pilkada, saat pelaksanaan Pilkada maupun Pasca Pilkada.
SelengkapnyaBIJAK MEMBACA SURVEY, JANGAN LANGSUNG PERCAYA
Perang hasil survey seringkali menimbulkan kericuhan. Begini kata ahli dan tips membaca survey
SelengkapnyaSuara kurang dari 50%, Pilkada NTB berpeluang dua putaran? begini penjelasan lengkapnya
Desas-desus pilkada dua putaran seperti DKI Jakarta pun muncul, namun apakah pilkada NTB berpeluang dua putaran seperti DKI Jakarta?
SelengkapnyaPrebunking: Informasi Rekrutmen PLD 2024-2025 oleh Kementerian Desa Adalah Hoaks
Jagad media sosial masih diramaikan dengan informasi penerimaan lowongan kerja pendamping desa dari Kementerian Desa untuk tahun 2024-2025 yang disebar di platform facebook.
SelengkapnyaMarak Klaim Kemenangan Sepihak Pasca Pemilu
Berikut ini adalah tips menghindari gangguan informasi saat Pemilu. #CekFakta #Pilkada2024
SelengkapnyaWaspada Hoaks Bisa Menyasar DKPP Pasca Pemilu
Serangan hoaks dapat menyasar DKPP, jika berkaca dari Pemilu sebelumnya. DKPP yang menjadi bagian dari penyelenggara Pemilu, juga masif mengalami sasaran hoaks.
SelengkapnyaKenali Hoaks yang Muncul Sebelum, Saat dan Setelah Pemilu
Informasi palsu atau hoaks sering muncul sebelum pemilu, saat pemilu hingga setelah pemilu.
SelengkapnyaWanti-wanti MK Diguyur Hoaks Pasca Pilkada 2024
MK sangat berpotensi besar diserang dengan isu-isu hoax baik sebelum maupun pasca putusan dibacakan.
SelengkapnyaMarak Klaim Kemenangan Sepihak Pasca Pemilu, Bagaimana Publik Bersikap?
Klaim kemenangan sepihak antara Pasangan Calon (Paslon) di Pilkada 2024 telah terjadi dan berpotensi akan terus terjadi hingga KPU resmi mengumumkan hasil rekapitulasi suara.
SelengkapnyaSirekap Eror, KPU Curang?
Pasca pencoblosan, isu hoax menyasar penyelenggara pemilu kerapkali terjadi. Mari bersama melawan hoax pemilu.
Selengkapnya